Mikha Tambayong : Sukses Selalu Warung Selat Solo Mbak Lies…

Standar

MIKHA Tambayong (24) mengunjungi Warung Selat Mbak Lies di Serengan Gang II/42, Solo, Jateng.

Artis Ibu Kota bernama lengkap Maudy Mikha Maria Tambayong ini datang pada September 2018, atau sekitar tiga bulan lalu.

Menurut penuturan pemilik warung, Wulandari Kusmadyaningrum alias Mbak Lies, Mikha Tambayong saat itu memperlihatkan kepribadian yang menarik.

Antara lain tidak sombong, ramah, dan rendah hati…

Adapun saat diminta menuliskan komentar atau kenangannya terhadap Warung Selat Mbak Lies, Mikha Tambayong mendoakan kesuksesan Warung Selat Mbak Lies.

“Sukses selalu Warung Selat Solo Mbak Lies,” demikian tulisan Mikha Tambayong di atas piring hias yang kemudian ditempel di dinding Warung Selat Mbak Lies. (*)

Iklan

Arswendo Atmowiloto Sang Tetangga Kami…

Standar

wendo600

ARSWENDO Atmowiloto (64), yang tinggal di Jakarta, bukan sosok asing bagi keluarga saya. Sebab, kerabat Mas Wendo, panggilan akrabnya, tinggal tak jauh dari Warung Selat Mbak Lies. Mas Wendo, jika ke Solo, pasti datang ke rumah kerabatnya tersebut. Bahkan anak sulung Mas Wendo semasa kecil sampai remaja ikut di rumah kerabat itu, dan dahulu saya mengenalnya secara pribadi.

Hanya, memang, baru satu kali Mas Wendo mampir di warung makan istri saya. Awal Desember 2012 lalu, tepatnya hari Jumat (7/12/2012) siang, Mas Wendo menikmati menu di warung istri saya, yang berlokasi di Serengan Gang II/42 Telepon 0271-653332, Solo, Jawa Tengah, ini.

Saya tak berada di rumah tatkala mantan pemred Tabloid Monitor (sudah lama almarhum) bernama asli Sarwendo tersebut datang ke Warung Selat Mbak Lies.  Saya di Yogyakarta, bekerja sebagai jurnalis di Koran Tribun Jogja.  Sebagaimana biasa, istri saya, Wulandari Kusmadyaningrum alias Lilies, mengabarkan hal-hal menarik di warungnya ke saya melalui ponsel. Andai saya di Solo, tentu saya senang mengobrol dengan Mas Wendo, yang juga dikenal sebagai jurnalis senior itu, meski tak lagi bekerja di media massa. (*)

Shanty Ajak Anak Nikmati Selat MBak Lies

Standar

SHANTY (34), yang sejak sekitar dua tahun lalu bermukim di Hongkong setelah menikahi  bankir asal Ekuador, Sebastian Peredes, muncul di Solo, Selasa (6/11).  Penyanyi yang juga mantan disc jockey MTV bernama lengkap Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie ini antara lain terlihat di warung makan Warung Selat Mbak Lies, di Kampung Serengan II/42.

Penyanyi berkulit hitam dan berambut panjang tersebut tentu saja membawa anak semata wayangnya, Arjuna Lucio Parades, yang masih berusia 20 bulan. Shanty ditemani sang ibu, yang mengenakan kerudung, dan seorang baby sitter.

“Selat Mbak Lies manis, dan sedap,” demikian pujian yang ditulis Shanty  di atas sebuah piring hias, ketika diminta menorehkan komentarnya tentang menu yang ia santap.

Tatkala  diajak berfoto bersama oleh beberapa karyawati Warung Selat Mbak Lies, perempuan yang pernah bermain apik dalam film berjudul Berbagi Suami ini tak keberatan. Ia melayani ajakan tersebut. “Tapi jangan lama-lama, ya, soalnya saya buru-buru,” katanya.

Mengenakan kaos putih dipadu celana panjang doreng dan sepatu merah, Shanty tampak tampil santai. Ia sempat mengajak sang anak bercanda di depan Warung Selat Mbak Lies.  (*)

Parto Tertawa Lihat Seragam Pekerja Warung Selat MBak Lies

Standar

SAYA sedang berada dalam rumah, Kamis (30/8/2012) siang, ketika istri saya menelpon, dari depan rumah tinggal kami, yang juga menjadi warung makan istri, Warung Selat Mbak Lies. “Yah, ada Parto,” kata istri saya, Wulandari Kusmadyaningrum alias Lilis, melalui ponselnya ke ponsel saya.

Saya tidak segera ngeh. “Itu lho, Parto pelawak. Parto OVJ (Opera Van Java, Red),” istri saya menjelaskan.

Maka saya segera keluar dari kamar tidur, seraya menenteng kamera digital, menuju ke tempat istri saya yang sedang menjadi kasir di warungnya. Ternyata Parto bersama istri dan dua anak perempuannya berada di bekas garasi yang sejak beberapa waktu lalu telah disulap istri saya sebagai perluasan warungnya.

Demi etika, saya tak segera mendekat ke Parto. Ia belum menikmati makanan, masih menunggu pesanannya dilayani. Tentu tak elok jika saya mengganggunya. Sekitar 20 menit kemudian, setelah saya lihat Parto dan keluarganya selesai menyantap makanan, saya menuju ke meja mereka.

Kepada Parto dan istrinya, saya perkenalkan diri saya sebagai suami pemilik warung, yang juga bekerja sebagai jurnalis di Harian Tribun Jogja. Saya katakan juga, bahwa saya kebetulan di rumah karena sedang libur bekerja.

Setelah itu kami mengobrol cukup lama. Parto, yang datang ke Solo karena hendak jagong manten rekannya sesama awak OVJ, Nunung, mengaku tahu keberadaan warung makan istri saya dari sopir taksi yang ia kendarai dari tempatnya menginap, Hotel Paragon Solo.

“Saya bilang ke sopir agar dicarikan makanan yang enak, dan khas, ternyata dibawa kemari,” kata Parto, yang mengenakan kaca mata hitam, celana pendek motif kotak-kotak, dan kaos polo berwarna putih.

Parto dan keluarganya tampak happy. Dua anaknya pun senang melihat seragam para pekerja di warung makan istri saya. “Seragamnya lucu. Anak saya tadi tertawa terpingkal-pingkal melihat pelayan warung   pakai pakaian seperti dalam film Tom dan Jerry,” katanya, kemudian tertawa.

Kami mengobrol lumayan lama, sekitar 15 menit. Saya juga sempat meminta Parto membubuhkan tanda tangan pada sebuah piring hias, sebagaimana dilakukan artis-artis lain sebelumnya yang pernah mengudap di Warung Selat Mbak Lies.

Saat Parto hendak meninggalkan warung, sebagian pembeli mengenalinya. Maka, beberapa pembeli pun berebut mengajak Parto berfoto bersama. Ia dengan senang hati melayani ajakan tersebut. Termasuk ketika beberapa pekerja di warung makan istri saya mengajaknya berfoto bersama.

Vonny Cornelia Datang Setelah Lebaran

Standar

NAMANYA Vonny Cornelia (39). Menurut Wikipedia, perempuan bernama lengkap Vonny Cornellya Permatasari ini lahir di Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1979. Ia adalah seorang bintang sinetron dan pemain film Indonesia. Vonny dahulu dikenal sebagai salah satu anggota grup vokal Bening.

Artis yang pernah bermain dalam Sinetron Biarkan Orang Bicara ini datang ke Warung Selat Mbak Lies pada hari Minggu (26/8/2012) siang lalu, atau sepekan setelah Lebaran. Istri saya mengabarkan kedatangan Vonny kepada saya di Yogyakarta, Minggu sore.

Saya tak tahu, siapa yang mengantar finalis calon bintang Lux tahun 2000 tersebut ke warung makan istri saya, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, Jateng, telepon 0271-653332. Selain menikmati menu utama Warung Selat Mbak Lies, yaitu Selat- Solo, Vonnie juga berfoto bersama sebagian karyawati warung, dan juga dengan istri saya.

“Orangnya ramah, tidak ada kesan sombong sama sekali,” demikian komentar istri saya mengenai sosok  Vonny, yang juga pernah bermain untuk layar lebar sebagai bintang tamu yaitu dalam film Antara Aku, Piano, dan Puisimu (tahun 2005).

Tak lupa, seperti biasa, istri saya pun meminta sang artis menorehkan tanda tangan pada sebuah piring hias. Setelah Vonny pulang dari warung makan kami, istri saya memasang piring tersebut di dinding, berdampingan dengan piring-piring lain yang telah ditandatangani para pesohor lain yang datang terlebih dahulu ke Warung Selat Mbak Lies.  (*)

Liputan Ala Dua Jurnalis Redaksi Pagi

Standar

LEBIH dari sebulan lalu, tepatnya pada 20 Juni 2012, dua awak televisi swasta Trans7  asal Jakarta ini  meliput di warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies. Tetapi karena berbagai kesibukan saya, antara lain kesibukan bekerja di Koran Tribun Jogja, baru sekarang saya bisa mengisahkan kedatangan Nadilia Fitria (presenter) dan Syaiful Ridwan (kameraman) untuk acara Redaksi Pagi Trans7 tersebut.

Mereka adalah dua jurnalis yang bersemangat. Kebetulan saat Nadilia dan Syaiful  datang ke Warung Selat Mbak Lies saya sedang libur bekerja, sehingga saya tak berada di Yogyakarta melainkan di Solo, di rumah sekaligus warung kami yang berlokasi di Serengan Gang II/42 Solo, telepon 0271-653332. Karena itulah saya bisa bertemu Nadila dan Syaiful.

Dua jurnalis muda tersebut  saat itu  sedang dinas luar kota atau DLK (istilah di kalangan jurnalis untuk menyebut liputan di luar kota) ke Solo dan beberapa kota lain, termasuk ke Yogyakarta.  Kala itu Nadila dan Syaiful juga berencana melakukan liputan pembuatan  features ke Gunungkidul, DIY.  (*)

Tika Bisono Puji Selat Mbak Lies Yummy

Standar

TIKA Bisono (52), yang dahulu dikenal sebagai bintang penyanyi dan model, dan sehari-hari tinggal di Jakarta, muncul di Kota Solo, Minggu (10/6/2012). Selama di Solo, perempuan bertubuh kecil ini antara lain menikmati kuliner khas Kota Bengawan, yaitu menu selat Solo, di Warung Selat Mbak Lies.

“Dari dahulu saya pengen merasakan selat Solo,” ujar Tika Bisono, yang sekarang lebih populer sebagai psikolog, di sela menyantap makanan di warung makan berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, tersebut.

Putri Remaja Indonesia 1978 itu datang ditemani dua pria, yang salah seorang di antaranya ia sebut dengan nama Mas Ucup. “Saya tahu tempat ini karena ditunjukkan oleh Mas Ucup,” jelas Tika Bisono.

Ia tampak sangat menikmati racikan selat di warung milik Wulandari Kusmadyaningrum alias Lilies itu. “Rasanya yummy. Saya mesti kembali ke sini lagi suatu saat nanti,” pungkas Tika, yang pernah kehilangan buah hati, anak bernama Janika Ramadhani Putri, gara-gara demam berdarah.   (*)