Blog Warung Selat (Solo) Mbak Lies

Arsip untuk kategori ‘Pasti Enak!

Koki Cilik yang Bikin Heboh

tinggalkan komentar »

HARI Rabu (25/4/2012) siang, pukul 14.30 WIB, kantor saya heboh. Beberapa kawan di kantor tertawa-tawa di depan pesawat televisi yang menayangkan acara Koki Cilik dari Trans7.  Apa istimewanya tayangan tersebut sehingga menyedot perhatian kawan-kawan saya di kantor, antara lain di bagian redaksi dan layout?

Tayangan tersebut istimewa karena berkisah tentang Rachquel, host Koki Cilik, yang menikmati makanan di warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies. pada 6 April 2012. Selain menyantap menu andalan warung makan istri saya, Selat Solo, Rachquel juga menyaksikan cara meracik makanan khas Solo itu.

Kawan-kawan saya tertawa setiap kali menyaksikan istri saya muncul dalam tayangan tersebut. Mereka tertawa sambil memandang ke arah saya, yang duduk di atas kursi, tepat di depan pesawat televisi kantor. Sesekali, sebagian di antara mereka pun meledek saya. “Wah, lihat tuh, istrinya  Pak Jun masuk televisi.”

Mereka tahu, bukan baru kali pertama istri saya sebagai pemilik Warung Selat Mbak Lies masuk tayangan televisi, namun tetap saja mereka menggoda saya. Sebagaimana pernah saya tuliskan di blog ini, warung kami, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, Jawa Tengah, itu berkali- kali dipakai syuting awak televisi dari berbagai stasiun televisi swasta.  (*)

Ditulis oleh warungselat

April 29, 2012 pada 3:33 pm

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Debby, dari Lombok ke Solo demi Selat Mbak Lies

dengan satu komentar

WAJAH artis peran lawas, Debby Cynthia Dewi, masih tampak manis pada usianya yang 60 tahun. Ia juga masih sibuk ikut syuting untuk sinteron berjudul Asmara dan Cinta, yang pengambilan gambarnya antara lain dilakukan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di sela kesibukannya tersebut, artis kelahiran Jakarta, 4 Agustus 1952, ini menyempatkan diri travelling dari Jakarta ke Kota Yogyakarta, dan Kota Solo, Jawa Tengah. Ia pun mengunjungi beberapa tempat wisata dan tempat-tempat kuliner, termasuk warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies.

“Kemarin (Jumat, 23/3, Red) saya ke Yogyakarta, hari ini jalan-jalan di Solo,” kata Debby kepada saya,  seusai makan di Warung Selat Mbak Lies, di Serengan Gang II/42, Solo, Sabtu (24/3/2012) siang.

Selama bepergian ke beberapa tempat wisata dan tempat-tempat kuliner, Debby ditemani sejumlah kawannya, termasuk keluarga fotografer kenamaan, Darwis Triadi, yang tinggal di kawasan Kerten, Laweyan, Solo. Saat ke Warung Selat Mbak Lies, Debby, yang mengenakan kaos motif lorek-lorek dipadu celana jeans, bersama rombongannya naik minibus pribadi.

“Ini jalan-jalan dengan kawan-kawan. Mumpung belum masuk masa syuting lagi. Barusan kami syuting di Lombok,” ujar Debby, yang melambung lewat film Tiada Jalan Lain pada 1972, bermain dengan aktor terkenal dari Taiwan, Teng Kuang Yung, yang sangat populer di era itu.

Sambil berjalan ke minibus yang akan membawanya meninggalkan Warung Selat Mbak Lies, Debby memuji kelezatan Selat Solo hasil racikan Wulandari Kusmadyaningrum alias Mbak Lies, istri saya.  “Rasanya enak, lezat.  Pertahankan kelezatannya, ya,”  pesan Debby.  (*)

* Bisa Baca juga di Tribunjogja.com

Ditulis oleh warungselat

Maret 29, 2012 pada 4:02 pm

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Satu Halaman di Kompas Minggu

dengan satu komentar

HARI Minggu (19/2/2012) sekitar pukul 06.00 WIB, BlackBerry saya berbunyi, tanda ada e-mail masuk. Ternyata dari seorang saudara seiman yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur, yang mengabarkan tentang kegiatan rohani sekaligus memberitahu ada artikel tentang warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies, di Kompas Minggu.

Tak menunggu lama, saya pun keluar rumah membeli Kompas Minggu edisi 19 Februari 2012. Ternyata benar, halaman 16 koran tersebut memuat reportase, hampir satu halaman penuh, tentang warung istri saya, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, Jawa Tengah.

Saya tunjukkan tulisan tersebut  ke istri saya. Saya sendiri hanya sempat membaca sekilas, karena setelah itu saya segera pergi ke Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa, di dekat Terminal Bus Tirtonadi, untuk beribadat pukul 08.00 WIB.

Pulang ibadat, dua jam kemudian, saya buka grup BlackBerry. Ternyata sudah gaduh oleh kiriman BlackBerry Messenger (BBM) beberapa kawan, mengabarkan tentang tulisan mengenai Warung Selat Mbak Lies di Kompas Minggu.  Mungkin mereka menduga saya belum membaca naskah tersebut, atau bahkan mengira saya masih tidur….

Sesugguhnya masuk media massa, baik cetak maupun televisi, bukan hal baru bagi warung makan istri saya. Berbagai stasiun televisi pernah menayangkan Warung Selat Mbak Lies. Koran lokal dan regional pun beberapa kali memuat tulisan mengenai Warung Selat Mbak Lies. Tetapi mungkin karena jangkauan Kompas yang lebih luas, maka kawan-kawan saya di luar kota, termasuk Surabaya dan Jakarta, pagi-pagi sudah gaduh di BlackBerry.

Ditulis oleh warungselat

Februari 20, 2012 pada 4:31 pm

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Masuk Tayangan Televisi Lagi

dengan 3 komentar

WARUNG Selat Mbak Lies, dan tentu saja pemiliknya, masuk tayangan televisi lagi. Hari Jumat (2/9/2011) siang lalu, warung istri saya, Wulandari Kusmadyaningrum alias Lilis (Mbak Lies), tersebut muncul dalam tayangan berita berbahasa China di Metro TV, yaitu Metro Xin Wen.

Saya menyaksikan tayangan tersebut saat berada di tempat kerja, kantor Harian Tribun Jogja, di Yogyakarta. Adapun istri saya, dan para pekerjanya, melihat di rumah sekaligus warung makan kami, di Serengan Gang II/42 Solo, Jawa Tengah.

Beberapa kawan saya maupun kawan istri saya juga menyaksikan tayangan itu. Terbukti, beberapa hari kemudian, ada kawan di Surabaya memberitahu saya via dinding Facebook : ‘selat mbak lis masuk Metro tv minggu wingi. bu jun mesam mesem ae.’

Hahahaha! Saya tertawa membaca pesan dari Kuncarsono Prasetyo, bekas sejawat saya di Harian Surya Surabaya tersebut. Dia tentu tidak tahu bahwa saya juga mesam-mesem tatkala melihat tayangan Metro Xin Wen  Jumat (2/9/2011)  pukul 14.00 WIB tersebut….

Ditulis oleh warungselat

September 11, 2011 pada 3:28 pm

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Menatap Pembeli dari Kejauhan

tinggalkan komentar »

ISTRI saya mengelola sebuah warung makan, yang buka setiap hari antara pukul 10.00-17.00 WIB. (Tentu sudah banyak orang tahu bahwa warung itu bernama Warung Selat Mbak Lies. Sebuah warung makan yang didirikan sekitar 26 tahun silam. Warung makan yang sering muncul di tayangan televisi, hehehehe).

Tentu banyak orang tahu pula tentang jam buka warung tersebut : pukul 10.00-17.00 WIB. Tetapi, hampir setiap hari ada saja pembeli datang sebelum pukul 10.00, tatkala warung belum “resmi” buka; atau datang setelah pukul 17.00, saat warung seharusnya telah tutup.

Apa boleh buat. Namanya juga rezeki : istri saya tak pernah menolak pembeli sebelum pukul 10.00 WIB (asalkan masakan memang sudah siap) maupun sesudah pukul 17.00 WIB (asal kanmakanan memang masih ada alias belum habis).

Kalau pembeli datang setelah pukul 17.00, berarti warung sudah relatif sepi. Hanya ada beberapa pembeli, sebagaimana tampak pada foto pada bagian atas naskah ini. Tetapi, menjelang dan saat jam makan siang serta setelahnya, terutama pada Jumat, Sabtu dan Minggu, jangan tanya jumlah pembeli di warung kami !

Tak percaya? Silakan datang mencoba, kalau selama ini Anda memang belum pernah menikmati menu selat Solo di Warung Selat Mbak Lies, warung yang menyatu dengan rumah keluarga kami di Serengan II/42, Kota Solo, Jawa Tengah….

Ditulis oleh warungselat

September 6, 2011 pada 6:38 am

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Si Walang Kekek Pun Menikmati Selat…

tinggalkan komentar »

WALDJINAH namanya. Berusia 66 tahun, ia adalah penyanyi keroncong – Jawa yang populer dengan sebutan Si Walang Kekek  (sesuai judul lagu yang pernah melambungkan namanya, sekian tahun silam).

Penyanyi gaek kelahiran Solo, Jawa Tengah, 7 November 1945,  itu beberapa waktu lalu menikmati makanan khas di warung makan istri saya : menu selat-Solo. Saya temukan fotonya, hari Kamis (1/9/2011) sekarang, kemudian saya unggah di blog yang lama tak diupdate ini.  (*)

Ditulis oleh warungselat

September 1, 2011 pada 3:49 pm

Ditulis dalam Pasti Enak!

Mantan Menkes Lebih Suka Menu Selat Kuah

tinggalkan komentar »

SETELAH tak lagi menjabat menteri kesehatan (Menkes), Siti Fadilah Supari (62) menghabiskan cukup banyak waktunya untuk berbicara masalah kebangsaan di kampus-kampus. Maklum, ia kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Di sela kesibukannya, Siti Fadilah pun senang mencuri waktu untuk berwisata kuliner, termasuk ketika ke Solo, Jawa Tengah, Senin (2/5/2011). Ia menghabiskan waktu menikmati berbagai menu favoritnya, antara lain makan siang di Warung Selat Mbak Lies di Kampung Serengan II/42, Solo.

Perempuan kelahiran Solo ini memesan tiga menu sekaligus: gado-gado lontong, tahu acar, dan selat bistik. Namun, tak semua ia santap habis.  Siti Fadilah juga menikmati jus sirsat.

“Saya memang senang makan. Kalau kelamaan di Solo, bisa-bisa berat badan saya naik dua kilogram,” kata Siti Fadilah, kemudian tertawa

Ia juga mengakui kelezatan menu selat di warung milik Wulandari Kusmdayaningrum alias Lilies tersebut. Tatkala masih menjadi menteri, pada 2 Agustus 2009 silam, Siti Fadilah juga  menyantap racikan selat di Warung Selat Mbak Lies.

“Daripada selat yang pakai saus, saya lebih senang menu selat yang pakai kuah, karena rasanya seger,” pujinya.

Sesudah menginap sehari di Solo, Selasa (3/5/2011) ini Siti Fadilah berangkat ke Semarang. Ia dijadwalkan berceramah mengenai kebangsaan di IAIN Walisongo Semarang.  “Saya memang sering dakwah tentang kebangsaan,” tuturnya.

* Naskah asli ada di Kompas.com dan Tribunjogja.com

Ditulis oleh warungselat

Mei 9, 2011 pada 5:38 am

Ditulis dalam Pasti Enak!

Tetap Tidak Mau Buka Cabang

dengan satu komentar

SEJAK lama istri saya ogah memperbesar usahanya dengan membuka cabang di tempat lain, di dalam Kota Solo maupun di luar Solo. Ada berbagai alasan yang mendasari, di antaranya, sudah bersyukur memperoleh rejeki limpah dari sebuah warung makan yang letaknya menyatu dengan rumah-tinggal kami.

Ada beberapa orang yang pernah mengajak bekerjasama untuk membuka cabang Warung Selat Mbak Lies. Semua ditolak oleh istri saya. Alih-alih membuka cabang, dia lebih suka memelihara dan merawat warung makannya tersebut dengan berbagai pernik-pernik, yang dibeli dari dalam kota maupun luar kota. Tentu juga dengan terus berupaya meningkatkan pelayanan.

Kami tahu, beberapa pengusaha kuliner-laris telah membuka cabang di beberapa tempat, dan cabang-cabang baru itu pun laris-manis sebagaimana induknya. Tetapi, istri saya tetap  ogah memperbesar usahanya dengan membuka cabang di tempat lain. Dia tetap bersyukur dengan satu warung, yang letaknya menyatu dengan rumah-tinggal kami di Kampung Serengan Gang II/42 Solo, Jawa Tengah, Telepon 0271-653332.

Ditulis oleh warungselat

Oktober 23, 2010 pada 9:13 pm

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Meja Dipesan Pelanggan. Biasanya untuk Arisan

dengan satu komentar

meja-dipesan1

KADANG-KADANG beberapa pelanggan warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies, memesan tempat terlebih dulu beberapa waktu sebelum mereka datang. Tujuannya, agar pasti memperoleh meja dan kursi (atau meja saja jika memilih tempat di bagian warung khusus lesehan), karena warung istri saya memang relatif ramai pembeli, terutama pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Para pelanggan yang pesan tempat, biasanya, mereka yang menyelenggarakan arisan seperti arisan keluarga dan arisan profesi (antara lain para perias pengantin), atau kegiatan kumpul-kumpul lain. Sejumlah blogger dari Kota Solo juga pernah kopi darat alias kopdar di warung kami, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, Jawa Tengah.

Maka, bila Anda dan kawan-kawan hendak arisan, atau melakukan acara rame-rame atau kumpul-kumpul lain, silakan mencoba warung makan istri saya. Tentu dengan memberitahu sebelumnya secara langsung, atau via telepon 0271-653332.

Ditulis oleh warungselat

April 10, 2010 pada 10:12 am

Ditulis dalam Pasti Bagus, Pasti Enak!

Pejabat dan Bloggers pun Menyantap Selat

dengan satu komentar

erman-selat-gede

BEBERAPA sosok top pernah makan di warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies, di Serengan Gang II/42, Solo, Jawa Tengah. Misalnya, artis-pelawak Dono Warkop semasa hidup, atau penyair-dramawan WS Rendra sebelum meninggal. Ketika mereka, secara terpisah, mampir saya tidak bertemu mereka karena sedang bekerja di Jakarta

Adapun figur terkenal yang sempat saya temui tatkala makan di Warung Selat Mbak Lies adalah Erman Suparno, yang kala itu masih menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans). Erman datang pertengahan 2008 lalu, tepatnya Rabu siang, 30 Juli 2008. Masih saya ingat, dia menyantap selat dan minum wedang tape ketan hangat setelah mengikuti acara dinas di Solo dan acara pribadi di Keraton Kasunanan Solo.

Erman makan siang bersama rombongan para pejabat dan karyawan di lingkungan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). Tatkala saya ajak mengobrol setelah makan siang selesai, Erman masih ingat bahwa saya dulu di Jakarta pernah beberapa kali mewawancarai dirinya semasa menjabat anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

paman-dkk

Bukan hanya kalangan artis dan seniman top serta pejabat tinggi yang pernah mampir ke warung makan istri saya, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, Jawa Tengah. Beberapa bloggers kondang juga pernah. Mereka, antara lain, Paman Tyo, Ndoro Wicaksono, Enda Nasution, dan Tuan Blontank.

Rombongan Paman Tyo mampir untuk makan ke warung makan istri saya awal 2009, tepatnya Sabtu siang, 21 Februari 2009. Paman dan kawan-kawan yang datang dipandu oleh Si Mbois Tuan Blontank waktu itu memilih duduk di warung bagian selatan. Saya tak bertemu mereka karena sedang bekerja di Surabaya, Jawa Timur; hanya sempat mengobrol by phone dengan Paman dan Blontank.

Catatan : Kenangan-lengkap mengenai Erman dapat dibaca di sini, sedangkan kenangan tentang Paman Tyo dan kawan-kawan ada di sana.

Foto Paman dan kawan-kawan diambil dari blog caturan.

Ditulis oleh warungselat

Maret 21, 2010 pada 5:40 pm

Ditulis dalam Kenangan, Pasti Enak!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.